cpx24

Kamis, 19 September 2013

Kisah Wali Allah shalat Atas Permukaan Air



Sebuah kapal yang sarat dengan muatan dan bersama 200 orang temasuk pengusaha berangkat dari sebuah pelabuhan di Mesir . Ketika kapal itu berada di tengah lautan maka datanglah badai dengan turbulensi yang kuat membuat kapal itu terombang - ambing dan hampir tenggelam . Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah kapal itu dipukul ombak ribut , namun semua usaha mereka sia - sia saja . Semua orang yang berada di atas kapal itu sangat cemas dan menunggu apa yang akan terjadi pada kapal dan diri mereka .
Ketika semua orang berada dalam keadaan cemas , ada seorang pria yang sedikitpun tidak merasa cemas . Dia terlihat tenang sambil berzikir kepada Allah SWT Kemudian pria itu turun dari kapal yang sedang terunbang - ambing dan berjalanlah dia di atas air dan mengerjakan shalat di atas air .
Beberapa orang pedagang yang bersama dia dalam kapal itu melihat pria yang berjalan di atas air dan dia berkata , " Wahai wali Allah , tolonglah kami . Janganlah tinggalkan kami ! " Pria itu tidak memandang ke arah orang yang memanggilnya . Para pedagang itu memanggil lagi , " Wahai wali Allah , tolonglah kami . Jangan tinggalkan kami ! "
Kemudian pria itu menoleh ke arah orang yang memanggilnya dengan berkata , " Apa hal ? " Tampaknya pria itu tidak mengetahui apa - apa . Pedagang itu berkata , " Wahai wali Allah , tidakkah kamu akan peduli tentang kapal yang hampir tenggelam ini ? "Wali itu berkata , " Dekatkan dirimu kepada Allah . "Para penumpang itu berkata , " Apa yang harus kami buat ? "Wali Allah itu berkata , " Tinggalkan semua hartamu , jiwamu akan selamat . "Semua mereka sanggup meninggalkan harta mereka . Asalkan jiwa mereka selamat . Kemudian mereka berkata , " Wahai wali Allah , kami akan membuang semua harta kami asalkan jiwa kami semua selamat . "
Wali Allah itu berkata lagi , " Turunlah kamu semua ke atas air dengan membaca Bismillah . "Dengan membaca Bismillah , maka turunlah seorang demi seorang ke atas air dan berjalan meng hampiri wali Allah yang sedang duduk di atas air sambil berzikir . Tidak berapa lama kemudian , kapal yang berisi muatan ratusan ribu itu pun tenggelam ke dasar laut .Habislah semua barang - barang bisnis yang mahal - mahal terbenam ke laut . Para penumpang tidak tahu apa yang akan dibuat , mereka berdiri di atas air sambil melihat kapal yang tenggelam itu .
Salah seorang dari pedagang itu berkata lagi , " Siapakah kamu wahai wali Allah ? " Wali Allah itu berkata , " Saya adalah Awais Al - Qarni . " Pedagang itu berkata lagi , " Wahai wali Allah , sesungguhnya di dalam kapal yang tenggelam itu ada harta fakir - miskin Madinah yang dikirim oleh seorang jutawan Mesir . "Wali Allah berkata , " Jika Allah kembalikan semua harta kamu , apakah kamu benar - benar akan membaginya kepada orang - orang miskin di Madinah ? " Pedagang itu berkata , " Betul , saya tidak akan menipu , ya wali Allah . "
Setelah wali itu mendengar pengakuan dari pedagang itu , maka dia pun mengerjakan shalat dua rakaat di atas air , kemudian dia memohon kepada Allah S.W > T agar kapal itu ditimbulkan kembali bersama - sama hartanya .Tidak berapa lama kemudian , kapal itu muncul sedikit demi sedikit sehingga terapung di atas air . Semua barang bisnis dan lain - lain tetap seperti aslinya . Tidak kurang.Setelah itu dinaikkan seluruh penumpang ke atas kapal itu dan melanjutkan pelayaran ke tempat yang dituju . Ketika sampai di Madinah , pedagang yang berjanji dengan wali Allah itu terus memenuhi janjinya dengan membagi-bagikan harta kepada semua fakir miskin di Madinah sehingga tidak ada seorang pun yang tertinggal . Wallahu a'alam .

Visitors

Pages - Menu